TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP ORANG YANG TANPA HAK MENGGUNAKAN GELAR AKADEMIK (Studi Putusan Nomor 114/Pid.Sus/2021/PN Tpg)

Sari, Suryani Nanda (2024) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP ORANG YANG TANPA HAK MENGGUNAKAN GELAR AKADEMIK (Studi Putusan Nomor 114/Pid.Sus/2021/PN Tpg). Other thesis, Fakultas Sosial Sain.

[thumbnail of ok.pdf] Text
ok.pdf

Download (3MB)

Abstract

Menggunakan gelar akademik sudah mulai banyak terjadi di Indonesia
dikarenakan adanya syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi masyarakat apabila
ingin mencalonkan diri kepada Instansi tertentu untuk memperoleh kedudukan
terutama pada Anggota Legislatif. Kerap kali pemalsuan Ijazah ini dilakukan sematamata
hanya
untuk
kepentingan
dan
keuntungan
pribadi
agar
bisa

mencapai tujuannya
sendiri. Adapun permasalahannya, pengaturan hukum mengenai sanksi pidana
terhadap kejahatan terhadap orang yang tanpa hak menggunakan gelar akademik,
tinjauan hukum Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi
terhadap penerapan sanksi pidana terhadap orang yang tanpa hak menggunakan gelar
akademik, dan analisa putusan Pengadilan Negeri Tanjungpinang (studi putusan nomor
114/Pid.Sus/2021/PN Tpg.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, sifat penelitian
deskriftif yang menggunakan sumber data sekunder yang diperoleh melalui bahan
kepustakaan, yaitu seperti peraturan perundang-undangan, dan hasil penelitian
terdahulu dan dituangkan dalam bentuk analasis kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian ini, dipahami bahwa pengaturan hukum terhadap
tindak pidana tanpa hak menggunakan gelar akademik termuat dalam Pasal 68 ayat (3)
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Kitab
Undang-Undang Hukum Pidana. Dengan sanksi pidana membayar denda dan hukuman
penjara sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Penerapan sanksi pidana terhadap orang yang tanpa hak menggunakan gelar
akademik dalam putusan nomor 114/Pid.Sus/2021/PN Tpg, mengingat semua unsur
pada dakwaan dapat dibuktikan namun putusan hakim jauh lebih ringan daripada
tuntutan jaksa penuntut umum yaitu dengan membayar denda 5 (lima) juta dan
kurungan penjara 1 (satu) bulan tidak ditahan hanya wajib lapor dengan pertimbangan
sisi kemanusiaan karena terdakwa mempunyai anak dan tulang punggung keluarga.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Tinjauan Yuridis, Sanksi Pidana, Tanpa Hak, dan Gelar Akademik
Subjects: K Law > KD England and Wales
Divisions: Faculty Social Sciences > Ilmu Hukum
Depositing User: UNPAB Perpustakaan
Date Deposited: 30 Jul 2026 08:08
Last Modified: 30 Jul 2026 08:08
URI: http://eprints.pancabudi.ac.id/id/eprint/3187

Actions (login required)

View Item
View Item