TINJAUAN YURIDIS TERHADAP WANPRESTASI DENGAN JAMINAN HAK TANGGUNGAN DALAM PERJANJIAN KREDIT DI BANK (Analisis Putusan Nomor 5/Pdt.G.S/2018/PN.Bhn)

Jayantika, Tasya Widya (2024) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP WANPRESTASI DENGAN JAMINAN HAK TANGGUNGAN DALAM PERJANJIAN KREDIT DI BANK (Analisis Putusan Nomor 5/Pdt.G.S/2018/PN.Bhn). Other thesis, Fakultas Sosial Sain.

[thumbnail of ok.pdf] Text
ok.pdf

Download (3MB)

Abstract

Kredit berasal dari bahasa romawi yaitu ”credere’ yang berarti percaya atau
saya percaya yang berarti seseorang yang mendapatkan kepercayaan dari seorang
kreditur. Kasus yang dibahas dalam skripsi ini adalah wanprestasi antara pihak Bank
dan nasabahnya dengan jaminan hak tanggungang, dalam prosesnya ketidaksanggupan
pihak debitur dalam melakukan pembayaran cicilan mengakibatkan kasus ini sampai
di Pengadilan. Dalam kasus ini penggugat (Bank) dimenangkan. Masalah yang akan
menjadi pokok pembahasan, adalah: Bagaimana pegaturan hukum di Indonesia
terhadap dalam perjanjian kredit di Bank, Apa saja yang menjadi faktor terjadinya
wanprestasi dalam perjanjian kredit di Bank, Bagaimana Studi Putusan Nomor
5/Pdt.G.S/2018/PN Bhn.
Metode penelitian ini adalah penilitian hukum normatif, jenis data dalam
penelitian ini adalah data sekunder berupa undang-undang yang berkaitan dengan
wanprestasi, teknik pengambilan data dalam penelitian ini mengenai analisis putusan
Pengadilan Negeri Nabire No.5/Pdt.G.S/2018/PN.Bhn.
Hasil penelitian dalam skripsi ini adalah pihak penggugat dimenangkan oleh
hakin tetapi tidak semua tuntutan dikabulkan karena hakim berpendapat bahwasannya
kasus ini masuk kedalam gugatan sederhana. Dengan tidak dikabulkannya gugatan
yang sangat penting oleh hakim dalam beberapa point gugatan membuat penulis
merasa putusan ini masih kurang tepat sehingga perlu dianalisis kembali.
Kesimpulan dalam skripsi ini adalah terjadinya wanprestasi tidak lepas dari
kelalaian debitur dan kreditur, pertimbangan hakim untuk tidak mengabulkan seluruh
tuntutan daripada penggugat dalam kasus ini berdasar pada pendapat hakim yang
mengatakan bahwasannya kasus ini masuk kedalam gugatan sederhana. Saran penulis
terhadap kasus yang dibahas adalah agar debitur lebih mempunyai kesadaran untuk
mengukur kemampuan diri sebelum melakukan perjanjian kredit, dan juga pihak
kreditur (bank) juga harus lebih teliti dalam prosedur pengajuan kredit, jangan hanya
menawarkan kredit tanpa memikirkan latar belakang dari seorang calon debitur.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Wanprestasi, Hak Tanggungan, Kredit
Subjects: K Law > KD England and Wales
Divisions: Faculty Social Sciences > Ilmu Hukum
Depositing User: UNPAB Perpustakaan
Date Deposited: 30 Jul 2026 08:13
Last Modified: 30 Jul 2026 08:13
URI: http://eprints.pancabudi.ac.id/id/eprint/3188

Actions (login required)

View Item
View Item